Obat Pembesar Alat Kelamin Pria. Apakah Ada?

Tidak dipungkiri bahwa kebanyakan wanita menginginkan alat kelamin suaminya berukuran besar. Alat vital pria yang besar dipercaya membuat istri bisa terpuaskan, padahal belum tentu, terkadang justru penis yang besar membuat vagina terasa sakit dan nyeri.

Obat Pembesar Penis

Tetapi bukan hanya wanita yang ingin ukuran penis besar, sebagai seorang lelaki juga menginginkannya. Ukuran penis yang besar akan membuat seorang pria lebih percaya diri saat melakukan hubungan seks. Masalahnya adalah tidak semua pria memiliki ukuran Mr.P yang besar, akhirnya mencari cara bagaimana memperbesar ukuran alat kelaminnya.

Cara Memperbesar Penis

Memperbesar penis dapat dilakukan dengan beberapa metode, namun perlu diingat juga jika tidak semua metode yang diterapkan aman. Beberapa metode justru memiliki reriko yang sangat tinggi untuk kesehatan Anda, jika masih penasaran silahkan baca artikel ini sampai akhir. Berikut ini ada 5 cara membesarkan penis yang bisa Anda coba:

1. Membesarkan Penis Dengan Teknik Jelqing

Sebagian orang merekomendasikan untuk melakukan olahraga sebagai cara aman untuk memperbesar penis, misalnya dengan melakukan senam kegel dan jelqing. walaupun sudah ada banyak bukti tentang manfaat senam kegel untuk kinerja seksual yang lebih baik, misalnya saja durasi bisa bertahan lebih lama dan tidak mudah keluar saat berhubungan.

Jelqing sendiri merupakan metode olahraga yang dipercaya dapat menambah volume lebih besar, yaitu dengan menarik dan menampar penis (bukan masturbasi). Tetapi metode ini sifatnya hanya sementara dan menurut saya ini kurang efektif.

2. Menggantungkan Beban Pada Penis

Mungkin Anda belum pernah mendengar metode memperbesar penis dengan cara ini, memang terdengar menyakitkan memang, dengan cara menggantungkan beban di ujung penis secara berulang dari waktu ke waktu, tetapi ini merupakan metode kuno dan tertua dalam proses memperbesar ukuran penis.

Lalu apakah metode ini terbukti dan efektif?

Efektif atau tidak itu tergantung berat beban yang digantungkan, namun demikian metode ini belum ada dasar ilmiahnya yang bisa dijadikan acuan. Selain itu juga tidak ada bukti kalau hasil penarikan hasilnya akan permanen. Justru banyak yang mengalami efek samping setelah melakukan memperbesar dengan metode ini, misalnya timbul stretch mark, lesi, atau bahkan menurunnya sensitivitas penis, kerusakan jaringan penis, dan impotensi

3. Menggunakan Pompa Vacum

Dalam beberapa kasus, pompa vacum bisa membantu pria dengan gangguan kesehatan yang dapat menimbulkan hambatan sirkulasi darah seperti diabetes atau kolesterol. Pompa vacum paling sering digunakan oleh pria lanjut usia.

Alat ini akan menjanjikan ukuran penis akan meningkat dengan cara memompa darah ke batang penis, kemudian Anda diharuskan menjepit batang penis menggunakan semacam cincin agar darah tetap berasa di dalam batang penis, karena jika tidak diikat darah akan kembali mengalir ke tubuh atas.

4. Operasi Plastik

Cara medis untuk memperbesar penis yang dilakukan adalah dengan cara bedah plastik. Dilakukan dengan cara menyuntikkan lemak ke dalam penis yang diambil dari bagian tubuh lain. Namun bukan tanpa resiko, penis mungkin saja akan menjadi tidak rata dan terdapat benjolan sana-sini yang diakibatkan dari penyuntikan tadi. Selain itu juga bisa timbul komplikasi dan hasil yang tidak diinginkan, jadi intinya metode ini kurang efektif dan dapat menimbulkan efek samping dan resiko kesehatan yang serius.

5. Menggunakan Obat-Obatan

Alternatif lain untuk memperbesar penis yang bisa Anda lakukan adalah dengan menggunakan obat-obatan. Lalu apakah ada obat yang bisa memperbesar penis?. Ada dua macam obat yang mengklaim bisa menambah volume dan ukuran alat vital, yang pertama dalam bentuk kapsul atau pil untuk diminum. yang kedua untuk pemakaian luar, bisa berupa krim atau bisa juga dalam bentuk minyak urut.

Lalu mana yang paling efektif dari kedua macam obat itu?. penggunaan obat yang dikonsumsi belum ada bukti ilmiah yang memperkuat dan mendukung klaim itu benar-benar efektif untuk memperbesar. Kebanyakan produk pembesar yang beredar dipasaran tidak disetujui oleh BPOM.

Namun beda lagi dengan produk untuk pemakaian luar, yang biasanya berupa minyak urut. Minyak urut bisa untuk memperbesar penis karena bekerja dengan cara melebarkan pembuluh darah dalam batang penis sehingga darah yang masuk lebih banyak.