Manfaat Spirulina Untuk Kesehatan yang Harus Anda Ketahui

Spirulina merupakan tanaman ganggang yang berpigmen hijau-kebiruan yang bisa dikonsumsi. Ganggang spirulina tumbuh di perairan tropis dan subtropis yang memiliki kandungan garam tinggi. Namun, ada beberapa jenis lain yang tumbuh di air tawar. Bahkan sumber suplemen ini disebut sebagai “superfood” alias makanan super yang memiliki banyak sekali khasiat baik bagi tubuh.

spirulina masker, spirulina kapsul, bahaya spirulina, manfaat spirulina, gambar spirulina, bahaya masker spirulina, spirulina hpai, efek samping masker spirulina

Olahan ganggang spirulina bisa dibuat atau dicampurkan ke dalam suplemen makanan, kosmetik, susu, sari buah, minuman serbuk, bahkan makanan untuk para astronot saat berada di luar angkasa. Ada anggapan bahwa jika makanan atau minuman yang mengandung spirulina akan menjadi lebih bernutrisi.

Apa Saja Kandungan Spirulina?

Banyak iklan yang kita temui bahwa spirulina bisa mengatasi berbagai macam penyakit. Kandungan proteinnya yang disebutkan lebih tinggi dari daging dan telur ini bisa memenuhi sumber gizi sehari-hari agar tubuh tetap sehat. Jadi sebenarnya apa saja sih kandungan dari ganggang spirulina?

Kandungan gizi yang terkandung dalam spirulina sudah tidak diragukan lagi. kaya akan bermacam-macam nutrisi yang penting bagi tubuh. Di antaranya mengandung asam amino, vitamin A, vitamin B12, B1, B2, B3, B6 dan vitamin E. Kandungan zat besi, kalsium, magnesium, fosfor, mangan dan selenium juga menyumbang “kekayaan nutrisi” pada tanaman ini.

Apakah Benar Spirulina Bisa Menyembuhkan Penyakit?

Anda mungkin pernah mendengar kalau spirulina bisa mengatasi berbagai kondisi kesehatan, seperti stress, malnutrisi, kelebihan berat badan, alergi, kelelahan, diabetes, luka prakanker pada mulut, membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh serta memori, menurunkan kolesterol, mencegah penyakit jantung, melancarkan pencernaan, dan sebagainya. Apakah benar pernyataan diatas? Adakah fakta kesehatan lain yang sudah terbukti untuk spirulina?

Dilihat dari segi medis, kondisi yang dianggap punya dampak positif sebagai akibat dari penggunaan spirulina, yaitu mengobati luka prakanker pada mulut. walau statusnya pun masih “kemungkinan efektif”.

Apa Saja Manfaat dari Spirulina?

Manfaat lainnya dari spirulina yang sudah melalui beberapa uji klinis dan telah terbukti, antara lain:

1. Mengatasi Peradangan

Spirulina merupakan sumber antioksidan yang bisa melindungi tubuh dari radikal bebas dan mempunyai efek anti inflamasi/peradangan bagi DNA dan sel tubuh yang mengalami kerusakan oksidatif. Selain itu spirulina juga mampu mengurangi gejala peradangan yang terjadi pada saluran udara di hidung, yaitu pada kondisi rhinitis.

2. Menurunkan kadar Kolesterol dan Trigliserida

Spirulina terbukti bisa menurunkan kadar kolesterol jahat sekaligus menaikkan kadar kolesterol baik dalam darah. Spirulina juga akan menjaga agar kolesterol LDL di dalam darah tidak teroksidasi, sehingga akan menurunkan risiko terjadinya penumpukan kolesterol di pembuluh darah.

Tidak sampai disitu, mengkonsumsi makanan atau minuman berbahan dasar spirulina juga dipercaya mampu menurunkan kadar kolesterol total, kolesterol jahat, dan trigliserida. Selain itu, spirulina bahkan bisa meningkatkan kadar HDL atau kolesterol baik.

Dikutip dari Healthline, ada sebuah studi dengan sasaran orang-orang yang memiliki kadar kolesterol tinggi dalam tubuh, menunjukkan penurunan kadar trigliserida sebesar 16,3% dan LDL sekitar 10,1% dengan rajin mengonsumsi spirulina satu gram per harinya.

3. Menurunkan Tekanan Darah

Tekanan darah tinggi menjadi salah satu faktor pemicu timbulnya berbagai macam penyakit berbahaya, misalnya serangan jantung, gagal ginjal, maupun stroke. Namun, sekarang ini sudah banyak dijumpai beberapa alternatif pengobatan yang bisa meningkatkan kesehatan, tak terkecuali pada penderita tekanan darah tinggi.

Menurut penelitian dari National Autonomous University of Mexico, mengonsumsi spirulina sebanyak 4,5 gram per hari terbukti bisa menurunkan tekanan darah yang diakibatkan oleh meningkatnya produksi nitrit oksida yang membuat pembuluh darah melebar dan lebih rileks.

4. Membantu Mengendalikan Kadar Gula Darah

Manfaat spirulina lainnya yang sayang dilewatkan yaitu untuk mengontrol kadar gula darah. Tentunya ini sangat bermanfaat, terutama bagi Anda yang mengalami penyakit diabetes. Memang bukan perkara mudah untuk menjaga kadar gula darah tetap dalam batas normal, karena ada hal-hal yang dapat mempengaruhi perubahan kadar gula darah dalam tubuh.

Tetapi mengonsumsi olahan dari spirulina bisa menjadi salah satu cara untuk mencegah lonjakan kadar gula darah. Sebuah penelitian dari School of Pharmaceutical Sciences di Tiongkok mengatakan, kandungan serat dan asam linoleat gamma dalam spirulina selain mampu menurunkan kadar kolesterol juga bisa menurunkan kadar glukosa darah.

Namun yang penting untuk Anda ingat, spirulina tidak bisa sepenuhnya menggantikan obat gangguan lemak, darah tinggi, serta diabetes. Jadi Anda tetap harus melakukan konsultasi dengan dokter untuk mendapat pengobatan terbaik. Untuk kondisi-kondisi kesehatan lainnya, masih belum cukup bukti yang ditemukan dan masih membutuhkan penelitian lebih lanjut.

Adakah Bahaya Dari Spirulina?

Spirulina diketahui memiliki beberapa jenis yang bisa memproduksi racun. Itulah sebabnya Anda harus mewaspadai jenis spirulina yang belum diuji keamanannya dan belum terbebas dari zat-zat berbahaya, seperti microcystins yang dapat merusak hati, logam beracun, dan bakteri lain yang bisa membahayakan tubuh, khususnya untuk anak-anak.

Beberapa species spirulina yang terkontaminasi oleh zat beracun di atas dapat menyebabkan gangguan kesehatan seperti masalah pencernaan, mual, muntah, jantung berdetak sangat cepat, kelelahan, haus berlebihan, bahkan efek jangka panjangnya adalah kerusakan organ hati dan bahkan kematian.

Namun ada pula spirulina yang tumbuh dalam pengawasan yang ketat sehingga terbebas dari kontaminasi.

Ganggang spirulina memang belum sepenuhnya terbukti efektif untuk mengatasi berbagai kondisi penyakit. Namun, jika dilihat dari kandungan protein dan vitaminnya, spirulina sepertinya aman dikonsumsi. Tapi pastikan, jangan sampai Anda membeli produk spirulina yang belum terdaftar di BPOM RI, karena bisa dipastikan produk tersebut mungkin saja termasuk golongan spirulina yang terkontaminasi racun.

Walaupun dikatakan baik bagi kesehatan, suplemen ini tidak dapat dikonsumsi oleh penderita kondisi kesehatan tertentu seperti fenilketonuria dan gangguan fungsi hati.

Sebaiknya Anda konsultasi terlebih dahulu dengan dokter sebelum mengonsumsi jenis suplemen apa pun yang beredar di pasaran. Karena mungkin saja suplemen tersebut, termasuk spirulina, yang tidak sesuai dengan kondisi kesehatan Anda.