Pengertian Menopause

menopause-pada-wanita

Menopause adalah keadaan dimana seorang wanita sudah kehilangan masa subur yang ditandai dengan berhentinya masa menstruasi. Menopause disebabkan oleh menurunnya kadar hormon pada tubuh wanita.

Menopause merupakan peristiwa yang harus dihadapi dalam rentang kehidupan seorang wanita. Beberapa wanita merasa takut akan datangnya menopause karena akan membuat mereka merasa tidak menarik lagi. Mereka juga sedih karena sudah tidak subur dan tidak muda lagi. Namun sebagian lainnya, masa menopause justru membuat mereka memiliki kesempatan baru dalam hidup secara emosi, fisik, seksual, dan spirit. Mereka malah antusias karena sudah terlepas dari kehamilan dan PMS (Sindrome prehaid).

Proses Menopause

Usia wanita yang akan memasuki menopause akan berbeda-beda pada setiap wanita, namun umumnya akan terjadi pada usia 50 tahun. Namun ada sebagian wanita yang mengalami sebelum usia 40 tahun, keadaan ini biasa disebut dengan menopause dini. Gangguan ini terjadi karena ovarium berhenti menghasilhan hormon reproduksi dalam jumlah yang normal.

selain secara alami, menopause juga bisa disebabkan oleh beberapa tindakan medis, misalnya karena operasi pengangkatan rahim atau ovarium. Kemoterapi dan radioterapi juga dapat menyebabkan terjadinya menopause dini. Namun siklus haid terkadang kembali lagi setelah kemoterapi dan radioterapi tersebut selesai.

Gejala-gejala Menopause

Pada setiap wanita proses terjadinya menopause akan berbeda-beda. Namun pada umumnya proses ini ditandai dengan berakhirnya menstruasi secara bertahap. Frekuensi menstruasi akan semakin jarang terjadi sebelum akhirnya berhenti secara total. Tetapi tidak menutup kemungkinan, sebagian wanita akan mengalami menopause dengan siklus menstruasi yang berhenti secara tiba-tiba.

Ada beberapa gejala fisik dan emosional yang dapat dirasakan seorang wanita menjelang menopause, diantaranya :

  • Perubahan siklus menstruasi, misalnya menstruasi tidak teratur atau volume pendarahan yang tidak menentu.
  • Vagina kering, sehingga akan menyebabkan rasa sakit saat mekalukan hubungan intim.
  • Menurunnya gairah seksual.
  • Berkeringat dimalam hari.
  • Gangguan tidur, sering terbangun tiba-tiba dan insomnia, juga dapat menyebabkan menurunkan konsentrasi.
  • Emosi menjadi tidak stabil
  • Kenaikan berat badan dan metabolisme yang lambat
  • Sakit kepala
  • Rambut menipis dan kulit menjadi kering
  • Lebih rentan terhadap infeksi saluran kemih

Segera hubungi dokter apabila Anda mengalami gejala menopause yang parah, misalnya munculnya rasa nyeri akibat vagina yang kering, atau pendarahan setelah melewati masa menopause.

Langkah Penanganan Menopause

Pada umumnya menopause tidak membutuhkan penanganan khusus. Sebagian wanita dapat melakukan perubahan gaya hidup untuk mengurangi gejala-gejalanya. Beberapa langkah berikut mungkin dapat membantu Anda, diantaranya :

  • Menerapkan pola makan yang seimbang dan rutin melakukan olahraga. Selain untuk mencegah berat badan yang naik seiring dengan berjalannya masa menopause, juga dapat menguatkan tulang agar tidak mudah keropos.
  • Istirahat yang cukup
  • Melakukan senam kegel yang berguna untuk menguatkan otot dasar panggul sehingga mengurangi inkontinensia urin atau beser.
  • Melakukan kegiatan relaksasi yang dapat mengurangi tingkat stres dan depresi.
  • Hindari merokok dan minuman beralkohol.

Namun tidak semua wanita dapat mengatasi gejala menopause dengan langkah-langkah seperti diatas. Apabila gejala yang dialami termasuk parah, dokter akan menganjurkan untuk menggunakan obat-obatan untuk menguranginya. Jenis dan metode medis ini juga tergantung dengan gejala dan riwayat kesehatan masing-masing.

Penanganan secara medis yang paling umum dilakukan adalah dengan terapi penggantian hormon, karena dianggap paling efektif. Penggunaan obat dalam terapi ini bisa dihentikan secara bertahap setelah gejala-gejala menopause berakhir.