Alat Kontrasepsi Untuk Pria

alat-kontrasepsi-pria

Kontrasepsi merupakan istilah yang dipakai untuk mewakili semua tindakan untuk mencegah kehamilan atau untuk menunda terjadinya kehamilan. Beberapa metode kontrasepsi tersebut ada yang bersifat sementara dan ada yang bersifat permanen.

Pada umumnya seorang pria hanya menggunakan kondom dan vesektomi untuk alat kontrasepsinya, atau dengan mengandalkan kontrasepsi paling konservatif, yaitu dengan cara menarik penis dari liang vagina sebelum terjadinya ejakulasi pada saat berhubungan intim. Namun ternyata ada ada beberapa alat kontrasepsi lain yang bisa digunakan oleh kaum pria, berikut ini akan kami jelaskan beberapa alat kontrasepsi pria :

1. Kondom

Alat kontrasepsi ini sudah umum digunakan oleh kaum pria, kondom mudah sekali didapatkan di toko obat atau apotek dengan banyak variasi, mulai dari bentuk sampai rasa nya juga bermacam-macam

Namun sayangnya banyak pria yang enggan menggunakan kondom, mulai dari alasan malas atau bahkan sulit menemukan ukuran yang pas. Memakai kondom juga tidak bisa menurunkan resiko kehamilan sampai 100% tetapi banyak yang berpendapat lebih baik memakai dari pada tidak memakai sama sekali.

2. Teknik Pull Out

Ketika seorang pria malas menggunakan kondom biasanya dengan menggunakan metode ini untuk mencegah kehamilan. Yaitu dengan menarik penis dari vagina sebelum ejakulasi. Cara ini tidak menjamin sepenuhnya bisa menunda kehamilan karena tidak memakai alat apapun.

3. Pil KB Untuk Pria

Mungkin terlihat aneh, karena yang biasanya menggunakan pil KB adalah seorang wanita. Namun ada juga yang khusus untuk pria, cara kerja pil ini adalah dengan menghambat kecepatan sperma ketika mengejar sel telur sehingga kemungkinan untuk hamil bisa diminimalisir.

Selain cukup mahal dan sulit ditemui, kelemahan obat ini adalah pria harus mengkonsumsi tepat waktu. Apabila tidak tepat performa sperma justru tidak terkontrol dan akhirnya tetap akan terjadi kehamilan.

4. Ultrasonografi

Dengan perlakuan ultrasonografi sperma bisa diturunkan kecepatannya ketima mengejar sel telur. Sejauh ini para peneliti masih menguji metode ini, dan masih belum bisa memastikan apakah aman digunakan pada manusia. Hal tersebut disebabkan karena jika tidak mampu dikontrol maka sperma akan mati seluruhnya dan akan terancam mandul

5. Vasektomi

Metode ini adalah yang paling efektif dalam mencegah kehamilan, tetapi kontrasepsi jenis ini hasilnya permanen yang membuat pria tidak bisa lagi membuahi sel telur untuk selamanya. Saluran yang mengalirkan sperma dari testis ke penis akan diikat atau diputus, sehingga tidak mampu lagi menghasilkan sperma.

Ada banyak pilihan untuk anda menggunakan metode kontrasepsi yang sesuai. Sehingga tidak menyesal dikemudian hari. Berkonsultasi dengan dokter atau seseorang yang ahli dibidang alat reproduksi juga bisa anda tempuh sebelum menganbil tindakan. demikian penjelasan mengenai alat kontrasepsi untuk pria, semoga bisa anda jadikan referensi yang bermanfaat.